Booking Segera Seatnya sebelum Kehabisan.... !
Umroh Promo MIW by Saudia tanpa transit
Umroh Reguler Hotel *5, 22,5juta
TRAVEL UMROH RESMI BERIZIN KEMENAG RI
UMROH LANDING MADINAH
Call Center: 0811 204 1100
0811 204 5566 | 0817 221100
0811 204 1100 | 0878 98 221100

Travel Umroh Bandung | Umroh Bandung 2018 / 2019

Ibadah Haji dan Umroh Adalah Undangan Sang Khaliq

Sunday, August 5th 2018.
haji, umroh, panggilan Allah

Haji dan Umroh merupakan undangan Sang Khaliq

Haji & Umroh merupakan Dambaan setiap Muslim

Dambaan setiap muslim di dunia adalah bisa melaksanakan ibadah haji dan umroh. Kenyataannya, dari semua muslim yang ada, hanya beberapa orang saja yang mampu melaksanakannya. Beragam alasan muncul, baik yang berasal dari diri sendiri, maupun masalah yang terjadi di luar kemampuannya. Untuk yang terakhir, biasanya terkait dengan kondisi keamanan negara, yaitu muslim yang hidup di wilayah konflik bahkan sedang berperang, dan, negara yang sedang dilanda krisis, seperti bencana alam atau krisis pangan. Jika ini terjadi pada sebuah negara, seharusnya menjadi perhatian negara-negara lain di dunia.

Tetapi, kebanyakan alasan tidak melaksanakan haji dan umroh justru datang dari dalam diri kaum muslim sendiri. Biasanya, alasan utama itu terkait dengan materi, sehingga timbul istilah “tabungan belum cukup” atau “uangnya untuk sekolah anak dulu.” Alasan lainnya adalah sibuk dengan pekerjaan, dan para ibu yang berdalih “anak masih kecil tidak ada yang jaga.” Atau, alasan dramatis seperti “duh, belum jadi orang baik”, “belum berhijab nih”, dan alasan aneh seperti takut setelah umroh apalagi berhaji, tidak bisa jadi “anak gaul” lagi. Lho, memangnya setelah melaksanakan ibadah haji dan umroh aktivitas manusia akan dibatasi? Tentu saja, hanya melakukan aktivitas yang positif. Dan, melakukan aktivitas positif itu ciri “manusia gaul”, bukan?

Sungguh disayangkan jika alasan-alasan tadi yang harus dialami kaum muslim sehingga tidak bisa melakasanakan haji dan umroh. Masalah materi, masalah waktu yang terbatas, kemiskinan, keamanan, semuanya pasti ada jalan keluarnya jika manusia benar-benar bekerja keras untuk mengatasinya. Bukankah setiap masalah insyaallah ada solusinya?

“Barangsiapa  bertakwa kepada Allah, maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”

Alquran surat Ath-Thalaq ayat 2-3

Namun, jangan-jangan, hanya karena sifat manusia senang mengeluarkan alasan-alasan untuk tidak melakukan kebaikan.  Bahkan, seringkali mempersulit dirinya sendiri.

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.”

Alquran surat Al Maarij ayat 19.

Dengan keadaan yang didramatisir sendiri, banyak pula manusia yang merasa hidupnya paling menderita, sehingga merasa tak mampu melakukan apapun, sekalipun melakukan beribadah.

“… dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan”

Alquran surat Fushilat ayat 49.

Semoga kita terhindar dari sifat demikian. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu optimis dan bekerja keras mengatasi berbagai persoalan dunia dan akhirat. Allah SWT akan senantiasa menolong hamba-hamba-Nya.

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik”

Alquran surat Al ankabut ayat 69.

 

Menyempurnakan Rukun Islam

Adalah rukun Islam kelima itu melaksanakan ibadah haji. Seseorang dinyatakan telah menyempurnakan keislamannya bila telah berhaji.

“Allah mewajibkan haji ke Baitullah (kabah) atas semua manusia yang kuasa untuk pergi ke sana.”

Alquran surat Ali Imran ayat 97

Sementara, umroh sebagai latihan menuju ibadah haji. Dan, yang mampu melaksanakannya setelah berhaji adalah sebagai pelengkap dan penyempurna ibadah, menambah pahala pula. Bahkan, para ulama ada yang berpendapat bahwa ibadah umroh itu bisa bernilai sama dengan melaksanakan ibadah haji.

 “Sekali umroh di dalam bulan Ramadhan sama dengan sekali ibadah haji”

HR Ahmad dan al-Bukhari

Betapa beruntungnya orang-orang yang bisa melaksanakan ibadah haji dan umrah. Terdapat banyak keutamaan-keutamaan melaksanakan haji dan umrah.

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat ibadah manusia ialah Baitullah di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia”

Alquran surat Ali Imran ayat 96.

Melaksanakan ibadah haji dan umroh dengan ketulusan hati dapat mendatangkan kebaikan-kebaikan kepada yang melaksanakannya.

“Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagiaan dari syiar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui”

Alquran surat Al baqarah ayat 158

Kaum muslim melaksanakan ibadah haji dan umroh sejatinya berkorban jiwa dan raga. Dengan cara merelakan harta benda sebagai bekal perjalanan, meluangkan waktu, dan mengumpulkan tenaga karena merupakan ibadah yang harus dilakukan oleh fisik, selain uji mental. Dan, yang paling banyak ditakutkan manusia adalah kehilangan harta benda karena beban biaya berhaji dan umroh yang tidak kecil, Namun, ibadah haji dan umroh justru dapat menghilangkan kefakiran.

“Ikutkanlah umroh kepada haji. Karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas dan perak. Sementara, tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali syurga”

HR An Nasai, Tirmidzi dan Ahmad

Manusia tak luput dari kesalahan, maka ibadah haji dan umroh menjadi pelebur dosa-dosa. Dengan melaksanakan ibadah haji dan umroh, kaum muslimin dijanjikan Allah SWT atas syurga-Nya.

“Suatu umroh kepada umroh yang lain adalah menghapus dosa di antara keduanya, dan haji yang mabrur (diterima) itu tidak ada balasan baginya selain syurga”

HR Bukhari

Pertanyaannya, kenapa masih ada kaum muslim yang tidak mampu melaksanakan ibadah haji dan umroh? Lalu, Anda sendiri, mengapa belum melaksanakan ibadah haji? Atau mengapa pula belum melaksanakan ibadah umroh? Masalah materi? Yakinlah kalau Allah SWT yang akan mendatangkannya. Tidak memiliki waktu luang? Hanya Allah SWT saja yang meluangkan dan memberi jalan keluar. Kondisi fisik yang tidak memungkinkan, seperti sudah uzur, sakit-sakit dan ketakutan? Cukup Allah saja yang Maha Kuat yang akan menolong umat-Nya. Atau, karena alasan-alasan duniawi lainnya, seperti takut kehilangan teman, takut dicemooh, takut dikucilkan dari pergaulan? Sungguh, akan Allah SWT gantikan dengan keadaan yang jauh lebih baik. Percayalah.

“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada seorangpun yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah membiarkan kamu dengan tidak menolongmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal”

Alquran surat Ali Imran ayat 160

Melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah undangan dari Allah SWT. Allah memantaskan orang untuk datang ke rumah-Nya, bukan mengundang orang yang sepertinya (dalam pangan manusia) pantas untuk datang ke rumahnya. Karena ukuran pantas hanya wewenang Allah SWT. Sekarang, sudahkah anda pantas mendapat undangan dari-Nya? Dengan keinginan dan keyakinan yang besar, anda pantas mendapat undangan-Nya untuk berangkat ke tanah suci, menunaikan ibadah haji dan umroh. Aamiin Ya Robbal A’lamiin. (penulis : fatmasari ningrum)

(Selanjutnya : kisah-kisah inspirasi berhaji dan umroh dalam keterbatasan)

#TimMIW

 

pencarian dari google:

Pusat Bisnis | Kerjasama Usaha & Kemitraan